Juli 31, 2026

ITRANSNEWS.COM

iTransNews.com

Ratu Dewa Pastikan 27 Pedagang Stadion Kamboja Tak Digusur, Pemkot Siapkan Solusi Relokasi

PALEMBANG– Wali Kota Palembang Ratu Dewa memastikan 27 pedagang di kawasan Stadion Kamboja tidak akan digusur dalam waktu dekat meski pemerintah berencana membangun fasilitas jogging track di lokasi tersebut.

Kepastian itu disampaikan Ratu Dewa usai menerima aspirasi sejumlah perwakilan pedagang di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Jalan Tasik, Rabu (1/7/2026).

Menurut Ratu Dewa, Pemerintah Kota Palembang memilih mengedepankan dialog untuk mencari solusi terbaik bagi para pedagang sekaligus melanjutkan penataan kawasan Stadion Kamboja.

“Pemerintah hadir dan merangkul mereka agar bisa menemukan jalan keluar. Pertumbuhan ekonomi di Kota Palembang sangat baik karena pelaku usaha cukup menjanjikan, khususnya pedagang kaki lima di kawasan Kamboja,” ujar Ratu Dewa.

Ia menjelaskan, terdapat dua titik aktivitas pedagang di kawasan tersebut, yakni kios yang berada di lokasi rencana pembangunan jogging track dan area angkringan.

Ratu Dewa mengatakan para pedagang memahami bahwa mereka belum memiliki izin resmi menempati lahan yang akan digunakan untuk pembangunan fasilitas olahraga tersebut.

Meski demikian, Pemkot Palembang memutuskan 27 pedagang tetap diperbolehkan berjualan di lokasi saat ini sambil menunggu solusi relokasi yang sedang disiapkan.

“Sementara mereka tetap berada di sana, tidak untuk digusur. Pemkot Palembang akan mencari solusi kepada 27 perwakilan pedagang dalam waktu dekat ini,” katanya.

Ia menegaskan pembangunan jogging track tetap menjadi bagian dari program penataan Stadion Kamboja agar masyarakat memiliki ruang publik yang nyaman untuk berolahraga. Sementara itu, pembahasan mengenai lokasi baru bagi pedagang akan dilakukan bersama Sekretaris Daerah dan jajaran terkait.

“Yang penting kawasan tersebut menjadi tempat jogging track. Untuk pedagang, kita rapat kembali. Konsepnya mereka tidak jauh berdagang dari kawasan tersebut,” tegasnya.

Selain itu, Ratu Dewa juga menyoroti keberadaan angkringan di sekitar Stadion Kamboja. Ia meminta agar lapak pedagang tidak menggunakan badan jalan karena dapat mengganggu kelancaran lalu lintas.

Penataan kawasan angkringan, lanjutnya, akan dilakukan melalui kerja sama dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sumsel Babel agar lokasi berdagang menjadi lebih tertib dan nyaman.

Sementara itu, Ketua Komunitas Pedagang Stadion Kamboja, Huttriza, mengapresiasi langkah Wali Kota yang bersedia mendengarkan aspirasi para pedagang.

“Kami sangat berterima kasih atas jawaban Pak Wali. Kami bisa tetap beraktivitas berdagang di sana sampai keluar solusi dari Pemkot Palembang,” ujar Huttriza.(Don)