April 22, 2026

ITRANSNEWS.COM

iTransNews.com

Kloter Pertama Haji Embarkasi Surabaya Resmi Diberangkatkan, Proses Dimulai Sejak Dini Hari

SURABAYA – Suasana khidmat menyelimuti Asrama Haji Embarkasi Surabaya pada Rabu (22/4/2026) pagi. Sebanyak 380 jemaah haji yang tergabung dalam kloter pertama resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci setelah melalui rangkaian proses administrasi yang dimulai sejak dini hari.

Proses pemberangkatan diawali dengan pemeriksaan akhir dan penyelesaian dokumen di Gedung Muzdalifah. Kesibukan para petugas dan antusiasme jemaah sudah terlihat sejak pukul 02.00 WIB, guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal sebelum menuju Bandara Internasional Juanda.

Dilepas Langsung oleh Gubernur Jawa Timur9⁹

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, hadir langsung untuk melepas keberangkatan kloter perdana ini. Dalam sambutannya, Khofifah memberikan pesan menyentuh serta doa bagi para jemaah yang akan menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

“Kami mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji, serta berharap para jemaah dapat kembali ke tanah air dalam keadaan selamat dan menjadi haji yang mabrur,” ujar Khofifah di hadapan ratusan jemaah.

Penantian 14 Tahun yang Terbayar

Rasa haru tidak dapat disembunyikan dari wajah para jemaah. Salah satunya adalah Rohim, jemaah kloter pertama yang mengaku telah menanti momen ini selama belasan tahun.

“Saya menunggu selama 14 tahun untuk dapat berangkat ke Tanah Suci,” ungkap Rohim dengan nada bicara yang penuh syukur.

Ia juga mengapresiasi kesiapan panitia di Embarkasi Surabaya tahun ini. Menurutnya, pelayanan yang diberikan sangat teratur dan cepat, sehingga jemaah merasa tenang dan nyaman selama menjalani proses karantina singkat sebelum terbang

Peningkatan Pelayanan Administrasi

Pemerintah tahun ini memang memberikan perhatian ekstra pada kecepatan layanan. Sistem pelayanan terpadu atau one-stop service telah diterapkan untuk memangkas birokrasi administrasi di asrama haji. Selain itu, koordinasi lintas kementerian juga diperketat, termasuk upaya pencegahan keberangkatan jemaah tanpa visa haji resmi demi keamanan jemaah itu sendiri.

Setelah prosesi pelepasan selesai, seluruh jemaah segera diarahkan ke bus menuju bandara. Dengan persiapan yang matang ini, diharapkan operasional haji 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan seluruh jemaah dapat beribadah dengan maksimal.