Juni 1, 2026

ITRANSNEWS.COM

iTransNews.com

Nekat Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya, Kaki Pemuda Ini Bolong Didor Polisi

SURABAYA, — Kawasan wisata Kota Lama Surabaya yang seharusnya ramah bagi wisatawan, justru dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan jalanan. Seorang turis asal Jerman menjadi korban penjambretan saat asyik menikmati liburan di Jalan Karet, Surabaya.

​Namun, pelarian pelaku berakhir tragis. Bukannya menikmati hasil jarahan, kaki sang jambret justru bolong diterjang timah panas Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada Minggu (31/5/2026) dini hari. Pelaku terpaksa ditembak karena nekat melawan petugas saat akan ditangkap.

​Kronologi Kejadian: Wajah Pelaku Terekam Layar di Jerman
​Aksi kriminal ini bermula pada Jumat, 3 Mei lalu. Korban, yang merupakan seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman, sedang berjalan kaki menikmati suasana eksotis Jalan Karet, Surabaya.
​Sembari berjalan, korban melakukan panggilan video (video call) dengan kekasihnya di Jerman menggunakan smartphone iPhone 13 Pro miliknya.

​Melihat korban lengah, pelaku yang mengendarai sepeda motor langsung memepet korban dan merampas ponsel tersebut. Namun, pelaku tidak menyadari satu hal fatal: wajahnya sempat terekam jelas melalui fitur rekam layar (screen record) oleh pacar korban yang berada di Jerman.
​Identitas Pelaku dan Tindakan Tegas Kepolisian

​Berbekal rekaman layar yang memperlihatkan wajah pelaku secara jelas, Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak langsung bergerak melakukan perburuan.

​Petugas akhirnya berhasil mengendus keberadaan pelaku dan melakukan penggerebekan di rumahnya. Identitas pelaku diketahui sebagai:
​Inisial: KRH (26 tahun)
​Alamat: Jalan Bumiarjo, Surabaya

​Status: Pelaku tunggal

​Saat hendak diamankan, KRH mencoba melawan petugas dan melarikan diri. Alhasil, polisi langsung memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kaki pemuda tersebut hingga ia ambruk tak berdaya.
​Komitmen Jaga Keamanan Wisatawan

​Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP M. Prasetyo, menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi pelaku kriminal yang merusak citra keamanan Kota Surabaya, khususnya di destinasi wisata.

​”Pelaku sempat melawan saat dibawa petugas. Kami dari Unit Reaksi Cepat Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berkomitmen memberi rasa aman pada warga maupun wisatawan yang berkunjung ke Surabaya. Kami tidak akan tinggal diam dan memastikan akan menindak tegas pelaku kejahatan yang nekat beraksi di wilayah hukum kami,” ujar AKP M. Prasetyo, Minggu (31/5/2026).

​Kondisi Terkini Pelaku

Kini, petualangan kriminal KRH resmi berakhir di balik jeruji besi. Ia hanya bisa merintih kesakitan menahan luka tembak di kedua kakinya saat digiring ke mapolres.​Selain menahan tersangka, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu unit iPhone 13 Pro milik korban guna proses hukum dan penyidikan lebih lanjut.