Januari 17, 2026

ITRANSNEWS.COM

iTransNews.com

Pemerintah Salurkan 40 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatra

JAKARTA – Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Bantuan dengan total berat 40 ton tersebut diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (2/12) di Pos Bantuan Bencana Sumatra, Kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, menerima langsung bantuan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Bantuan tersebut terdiri atas makanan-minuman dan alat kesehatan yang selanjutnya akan disalurkan BNPB bersama TNI ke tiga wilayah terdampak.

“Kami akan memobilisasi bantuan tersebut untuk ketiga wilayah terdampak bencana,” ujar Raditya saat menerima bantuan di Lanud Halim, Selasa (2/12).

Pihak Kemenko Perekonomian menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara untuk membantu masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat. Airlangga berharap penyaluran bantuan dapat memperlancar proses penanganan bencana serta memenuhi kebutuhan mendesak para korban.

“Atas nama Pemerintah dan Kemenko Perekonomian, saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa memberikan ketabahan dan kesabaran atas ujian ini,” tutur Airlangga.

Bantuan seberat 40 ton tersebut berasal dari dukungan pentaheliks, termasuk Kemenko Perekonomian bersama sejumlah pemangku kepentingan dan donatur seperti GAPMMI, API, APRINDO, Astra, Yayasan Matauli, serta lembaga usaha lainnya.

Bantuan ini menjadi bagian penting dalam penanganan darurat, selain upaya pencarian dan pertolongan. Kebutuhan pangan dan non-pangan sangat mendesak bagi warga terdampak, terutama mereka yang masih terisolir. BNPB bersama berbagai unsur terus memaksimalkan distribusi bantuan melalui jalur darat, laut, dan udara.

Bantuan dari Kementerian Perdagangan

Sehari sebelumnya, Senin (1/12), pos bantuan nasional juga menerima dukungan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag). Bantuan tersebut berupa pangan dan non-pangan, antara lain makanan instan, biskuit, obat-obatan, popok bayi, pembalut, dan selimut. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi serta penggalangan dana sukarela pegawai Kemendag.

Deputi BNPB Raditya Jati menyebutkan bahwa seluruh bantuan akan didata sebelum distribusi dilakukan.
“Jenis bantuan yang prioritas akan segera dikirimkan sesuai kebutuhan mendesak di daerah bencana,” ujarnya, Senin (1/12).

BNPB, bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Basarnas, terus mendistribusikan bantuan darurat hingga hari ini, Rabu (3/12), melalui berbagai moda transportasi menuju titik-titik terdampak.(Don)