Januari 17, 2026

ITRANSNEWS.COM

iTransNews.com

BNPB dan Pemda Optimalkan Perbaikan Akses Darat di Sumbar untuk Percepat Distribusi Bantuan

PADANG – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama pemerintah daerah di Sumatra Barat mengoptimalkan perbaikan akses darat yang rusak akibat banjir dan longsor. Kerusakan pada sejumlah ruas jalan dan jembatan menyebabkan terhambatnya penanganan darurat, terutama distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak.

Data terbaru mencatat kerusakan jalan meliputi 321 titik jalan kabupaten/kota, 172 titik jalan provinsi, serta 62 titik jalan nasional. Untuk percepatan perbaikan pada jalur nasional, sebanyak 25 unit alat berat telah diterjunkan di beberapa lokasi seperti Kabupaten Solok, Agam, dan Tanah Datar. Perbaikan jalan nasional dilakukan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional Kementerian PUPR, sementara perbaikan jalan provinsi dikerjakan oleh Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Sumbar.

Selain membuka akses jalan, perbaikan juga dilakukan melalui pembangunan jembatan darurat bailey. Sebanyak 22 unit jembatan darurat dibutuhkan di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Agam, Pasaman, Pasaman Barat, Kota Pariaman, Padang Pariaman, Solok, Kota Padang, dan Tanah Datar.

Hingga Rabu (3/12), pembersihan material longsor terus berlangsung di Kabupaten Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Solok, dan Pasaman. Sementara itu, normalisasi sungai turut dilakukan, salah satunya di Pesisir Selatan, termasuk pembersihan lumpur, batu, dan kayu di Jorong Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang, Kecamatan Palembayan, Agam.

Dengan membaiknya akses nasional dan provinsi, BNPB berharap pendistribusian bantuan pangan dan non-pangan dapat berlangsung lebih efektif. Sementara itu, BNPB dan pemerintah daerah masih mengidentifikasi sejumlah titik terisolir di Kota Padang, Padang Pariaman, dan Agam.

Distribusi Bantuan Melalui Udara Terus Dilanjutkan

Untuk menjangkau wilayah yang masih terputus aksesnya, BNPB bersama Basarnas dan TNI melanjutkan pengiriman bantuan melalui jalur udara. Hingga pukul 18.00 WIB pada Rabu (3/12), sebanyak 6,5 ton bantuan telah diterbangkan ke wilayah Padang Pariaman, Agam, Solok, Kota Pariaman, dan Pesisir Selatan.

Rincian distribusi bantuan udara pada hari tersebut meliputi:

Kabupaten Agam: 4,1 ton

Padang Pariaman: 843 kg

Solok: 808 kg

Kota Pariaman: 430 kg

Pesisir Selatan: 250 kg

Bantuan terdiri dari sembako, biskuit, air mineral, makanan bayi, makanan dan susu kemasan, obat-obatan, pembalut, paket sandang, serta kasur lipat.

Secara total, bantuan yang telah didistribusikan melalui transportasi udara sejak 28 November hingga 3 Desember 2025 mencapai 18 ton.(Don)