Juni 15, 2026

ITRANSNEWS.COM

iTransNews.com

Speedboat Tersedot Pusaran Air di OKI, Satu Orang Hilang Masih Dicari Tim SAR

OGAN KOMERING ILIR — Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang korban tenggelam akibat kecelakaan speedboat di perairan Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Sabtu (21/3/2026).

Korban diketahui bernama Iwan (35), yang merupakan pengemudi (serang) speedboat. Hingga kini, korban dilaporkan hilang setelah terseret arus usai perahu yang dikemudikannya mengalami kecelakaan di tengah sungai.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat speedboat yang membawa tiga orang—terdiri dari satu pengemudi dan dua penumpang—berangkat dari Desa Semuntul, Kabupaten Banyuasin menuju Kayuagung, Kabupaten OKI.

Dalam perjalanan, rombongan sempat menepi untuk menanyakan arah kepada warga setempat. Warga telah mengingatkan agar mereka memutar balik dan menggunakan jalur lain karena rute yang akan dilalui dinilai berbahaya, terdapat banyak halangan serta fenomena “hole” atau pusaran air.

Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan. Sekitar pukul 18.30 WIB, speedboat tersedot ke dalam pusaran air hingga mengalami kecelakaan.

Dua penumpang berhasil diselamatkan oleh warga, sementara korban Iwan hilang dan tenggelam terbawa arus.

Kantor Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) melalui Kantor SAR Palembang menerima laporan kejadian pada pukul 21.50 WIB dan langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan operasi pencarian.

Dalam operasi tersebut, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

Kedua SRU melakukan pencarian dengan metode penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet (LCR) dengan jangkauan hingga radius 5 kilometer persegi ke arah utara dari lokasi kejadian. Pencarian juga dilakukan dengan menyisir sisi kanan dan kiri sungai serta menyebarkan informasi kepada masyarakat di sepanjang pesisir.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, mengatakan hingga saat ini korban masih dalam proses pencarian.

“Tim SAR gabungan terus berupaya maksimal melakukan pencarian terhadap korban dengan menyisir area yang telah ditentukan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi air, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan.

“Perhatikan kondisi jalur yang akan dilalui dan lengkapi diri dengan alat keselamatan seperti life jacket guna meminimalisir risiko kecelakaan,” katanya.

Hingga kini, operasi pencarian terhadap korban masih terus berlangsung.(Don)