SIDOARJO – Bandara Internasional Juanda Sidoarjo, jadirkan penginapan minimalis yang berada di Terminal 1 Gate 8 keberangkatan.
Penginapan ini bernama Tab Capsule, dengan tarif Rp 50.000 per jam. Tab Capsule hadir untuk penumpang yang ingin beristirahat sesuai dengan tempatnya saat sedang menunggu pesawat delay.
“Ide kreatif memberikan tempat untuk beristirahat bagi penumpang yang sedang menunggu pesawat delay,” jelas CEO Tab Hotel Bandara Internasional Juanda, Timothy Jordan Tanimena.
Tab Capsule lahir dari kebutuhan nyata para penumpang.
“Kami melihat adanya masalah kurangnya fasilitas beristirahat di Bandara Juanda. Dari situ muncul gagasan untuk menghadirkan solusi bagi penumpang yang transit, delay, atau menunggu waktu sebelum terbang,” terang Jordan.
Tab Capsule menyediakan ruang beristirahat privat yang dapat digunakan sambil menikmati berbagai fasilitas gratis, seperti kopi, teh, air mineral, hingga akses Wi-Fi.
Jordan menegaskan, konsep ini dibuat agar penumpang dapat memanfaatkan waktu tunggu dengan lebih nyaman dan berkualitas.
“Pemilihan Gate 8 bukan tanpa alasan area ini berada di posisi tengah dari total 15 gate di Terminal 1 sehingga mudah dijangkau dari berbagai arah,” seru Jordan.
“Lokasinya juga berdampingan dengan mushola dan toilet, sehingga memudahkan penumpang yang membutuhkan fasilitas penunjang. Saat ini terdapat 36 unit kapsul yang siap digunakan,” sambung dia.
Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengapresiasi kehadiran fasilitas ini. Ia menilai Tab Capsule menjawab kebutuhan penumpang yang selama ini kerap terlihat tidur di kursi ruang tunggu.
“Selama ini banyak pengguna jasa tidur di kursi yang sebenarnya hanya untuk duduk. Mereka juga sering bertanya di mana tempat istirahat. Karena itu kami menggandeng mitra untuk menghadirkan fasilitas baru ini,” ungkap Tohir.
Ia menambahkan, Tab Capsule nyaman digunakan bahkan untuk orang dewasa bersama anak usia balita, selama memenuhi aturan usia dan tinggi badan. Posisi televisi yang berada tepat di depan pengguna juga membuat pengalaman menonton lebih nyaman.
Tohir menyebut tarif Tab Capsule sangat ekonomis dibandingkan lounge atau fasilitas istirahat bandara lainnya. Untuk satu jam pertama Rp 50.000 dan untuk dua jam Rp 100.000
“Maksimal hingga 19 jam tidak lebih dari Rp 300.000. Fasilitas ini beroperasi mengikuti jam operasional bandara, yaitu pukul 05.00 – 24.00 WIB,” ucap dia.
Tab Capsule ini konsep pertama di Indonesia, berpotensi menjadi tren baru. Disebutkan Tohir, fasilitas kapsul tidur memang sudah ada di beberapa bandara internasional, seperti Pudong Shanghai.
Namun, fasilitas yang berada di dalam ruang tunggu seperti ini kemungkinan menjadi yang pertama di Indonesia.
“Dengan hadirnya Tab Capsule, Bandara Juanda berharap pengalaman transit para penumpang menjadi lebih nyaman dan modern. Inovasi ini juga diharapkan dapat diadopsi di bandara-bandara lain di tanah air,” tutup dia.
Berita Lainnya
Kejari Tanjung Perak Borong 6 Penghargaan, Jadi Kejari Tipe B Terbaik Se-jatim Dalam Rakerda Kejari
Gus Yahya Beberkan Keganjilan Keputusan Syuriyah: “Jangan Runtuhkan Tatanan yang Dibangun KH. Hasyim Asy’ari”
BNPB dan Pemda Optimalkan Perbaikan Akses Darat di Sumbar untuk Percepat Distribusi Bantuan