April 21, 2026

ITRANSNEWS.COM

iTransNews.com

Hujan Lebat Picu Luapan Sungai, 1.824 Warga Padang Pariaman Terdampak Banjir

JAKARTA – Hujan dengan intensitas tinggi sejak Sabtu (22/11) pukul 08.00 WIB hingga Minggu (23/11) menyebabkan debit air sejumlah sungai meluap dan menggenangi permukiman di Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. Luapan air berasal dari empat sungai, yakni Batang Anai, Batang Ulakan, Batang Lubuak, dan Batang Kamumuan, yang berdampak pada tujuh kecamatan dan 14 nagari.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 608 kepala keluarga atau 1.824 jiwa terdampak banjir. Dua warga dilaporkan mengalami luka ringan, sementara seluruh warga terdampak telah dievakuasi, baik secara mandiri maupun oleh tim gabungan. Tidak ada korban jiwa hingga laporan terakhir.

Kerugian material meliputi:

608 unit rumah terendam

2 unit rumah rusak

2 akses jalan rusak, termasuk jalan depan RSUD Padang Pariaman

2 jembatan rusak

1 unit bendungan rusak

2 saluran irigasi rusak

1 fasilitas pendidikan terdampak

108,5 hektare lahan pertanian rusak

2 titik badan jalan tertimbun longsor di Korong Asam Pulau Nagari Anduriang dan Nagari Sikucua Barat

Penanganan Darurat Berlangsung

BPBD Kabupaten Padang Pariaman bersama Pemkab, TRC PB, TNI–Polri, pemerintah kecamatan dan nagari, relawan, serta dinas terkait telah melakukan evakuasi warga, pendataan, peninjauan lokasi, dan penanganan darurat. Kebutuhan mendesak saat ini meliputi alat berat untuk membuka akses serta dukungan dapur umum.

Hingga Minggu (23/11) pukul 19.08 WIB, hujan masih berlangsung di sebagian wilayah terdampak. Pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan karena potensi banjir susulan masih mungkin terjadi.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menghindari area tepi sungai, mengikuti arahan pemerintah daerah, serta segera melapor jika debit air kembali meningkat. Pemantauan cuaca perlu dilakukan secara berkala dan informasi resmi dapat diperoleh melalui kanal pemerintah.(Don)