April 1, 2026

ITRANSNEWS.COM

iTransNews.com

Wakil Wali Kota Palembang Resmikan Dapur SPPG di Gandus, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Palembang – Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, meresmikan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Yayasan Fauzi Tiga Wijaya, Kecamatan Gandus, Kamis (9/10).

 

Peresmian dapur SPPG ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.

 

Prima Salam menyampaikan bahwa dapur SPPG Gandus telah menyerap puluhan tenaga kerja lokal dari masyarakat setempat.

 

> “Ini wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam memastikan setiap anak, terutama dari keluarga prasejahtera, mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang,” ujar Prima dalam sambutannya.

 

Ia menambahkan, fasilitas dapur SPPG Gandus telah memenuhi standar kelayakan bangunan dan tata ruang, bahkan dinilai bisa menjadi percontohan dapur SPPG di Sumatera Selatan.

 

> “Kami berharap fasilitas ini bisa menjadi model yang ditiru daerah lain,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Prima menegaskan bahwa program MBG merupakan implementasi nyata kepedulian pemerintah terhadap masa depan generasi muda.

 

> “Kita ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak di Palembang yang datang ke sekolah dengan perut kosong, tidak ada lagi siswa yang kehilangan semangat belajar karena kekurangan gizi,” ujarnya.

 

Dengan beroperasinya dapur SPPG di Gandus, Pemkot Palembang berharap jangkauan program MBG semakin luas serta memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor usaha dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak.

 

Di kesempatan yang sama, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Komisi IV, Kartika Sandra Desi, turut hadir dan memberikan apresiasi atas program tersebut.

 

> “Ini adalah cita-cita Presiden kita untuk menjadikan anak Indonesia sehat dan cerdas,” kata Kartika.

 

Ia menambahkan, program MBG tidak hanya menyehatkan anak-anak, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal.

 

> “Banyak pihak terbantu dari program ini. Mulai dari penjual sayur, pedagang ayam, hingga pekerja dapur yang kini punya penghasilan tetap,” ujarnya.

(Don)