April 22, 2026

ITRANSNEWS.COM

iTransNews.com

Warga Brebes Bentuk Pasukan Pam Swakarsa, Siap Amankan Wilayah dari Perusuh

Brebes – Sekelompok massa dari berbagai pelosok di Brebes berkumpul mendeklarasikan diri sebagai pasukan Pam Swakarsa. Mereka siap mengamankan wilayah dari gangguan para perusuh.

Bupati Brebes, Paramirha Widya Kusuma mengungkap, kelompok pam swakarsa ini berasal dari seluruh elemen masyarakat. Mereka berinisiatif sendiri membentuk kelompok untuk pengamanan dari para perusuh.

“Ini betul betul inisiatif sendiri dari mereka. Mereka siap membantu untuk mengamankan wilayah dari perusuh yang merusak. Saya bersama forkompinda datang ke sini karena diundang unruk deklarasi,” tegas Bupati Brebes, Paramitha.

Dandim 0713 Brebes, Letkol Sapto Broto menjelaskan, pan swakarsa ini beranggotakan sekitar 1000 orang. Mereka adalah warga Brebes yang berasal dari berbagai wilayah.

Dikatakan, pam swakarsa ini akan bertugas membantu Polri dan TNI dalam mengamankan wilayah dari para perusuh. Nantinya, mereka akan bersiaga di wilayah masing masing.

“Kita berkumpul dengan warga brebes, yang intinya, dengan kejadian kejadian kemarin, segerombolan anak anak remaja tanpa orasi, tuntutanya tidak jelas langsung merusak dan menjarah barang. Masyarakat tidak terima kalau brebes dijadikan tempat rusuh, dijadikan sasaran untuk dihancurkan,” ujar Dandim Brebes, Letkol Sapto Broto usai deklarasi di depan kantor Pemkab Brebes, Senin (1/9).

Secara keseluruhan, lanjut Dandim Brebes, warga yang bergabung dalam pam swakarsa tidak kurang dari 1000 orang. Mereka mengaku menolak bila daerahnya dijadikan ajang kerusuhan.

“Ada 1000 orang dari berbagai wilayah yang menyatakan tidak mau daerahnya dijadikan ajang kerusuhan. Niat mereka adalah agar warga tenang tentram dan damai,” sambungnya.

Pam swakarsa ini juga siap diperbantukan bila terjadi kerusuhan. Mereka akan siap dipanggil kapan saja bila terjadi kerusuhan untuk menghadapi dan menangkal aksi anarkis.

“Bila terjadi aksi, mereka juga siap diperbantukan untuk pengamanan. Intinya mereka adalah warga yang tidak suka dengan aksi aksi anarkis,” tandasnya.

Kabagops Polres Brebes, Kompol Suraedi pembentukan pam swakarsa ini sesuai dengan konsep Polri yakni memasyarakatkan polisi dan mempolisikan masyarakat. Dengan ikuut menjaga keamanan wilayah masing masing, mereka telah memposisikan diri dengan polisi untuk menciptakan kondusifitas wilayah.

Dengan banyaknya warga yang bergabung dalam pam swakarsa, Suraedi melihat antusias masyarakat dalam menjaga kamtibmas sangat tinggi. Apalagi, mereka bergabung secara sukarela ikut tanpa paksaan.

“Kita lihat antusias warga Brebes terhadap kamtibmas sangat tinggi. Mereka mau bersama sama kita TNI Polri untuk mengamankan wilayah dari gangguan gangguan kamtibmas. Ini sesuai dengan konsep Polri terkait dengan perpolisian masyarakat,” tegas Suraedi.

Akhmad Supendi, warga asal Kelurahan Limbangan Kulon menyatakan secara sukarela bergabung dengan pam swakarsa. Dia mengaku prihatin atas aksi anarkis yang menyebabkan banyak kerusakan.

“Kalau saya tidak suka kalau ada aksi yang merusak. Kalau mereka merusak berarti merusak masyarakat juga. Saya anti anarkis, siap melawan tindakan anarkis,” ucapnya dengan nada tinggi.