Mei 31, 2026

ITRANSNEWS.COM

iTransNews.com

Polda Sumsel Perluas Pengamanan Hari Kedua Lebaran, Sasar Wisata hingga Permukiman Kosong

PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan memperluas pengamanan pada hari kedua Lebaran 1447 Hijriah dengan menyasar objek wisata, tempat ziarah, kawasan perairan, hingga permukiman yang ditinggal mudik, Minggu (22/3/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Musi 2026 guna memastikan aktivitas masyarakat pasca Idul Fitri berlangsung aman dan kondusif.

Sejumlah jajaran kepolisian, mulai dari Polres Musi Rawas, Polres Ogan Ilir, Polres Pagar Alam hingga satuan tugas Polda Sumsel, dikerahkan secara serentak di berbagai titik strategis.

Di Kabupaten Musi Rawas, personel mengamankan objek wisata Danau Aur dan Samani Hill yang dipadati pengunjung. Petugas juga aktif memberikan imbauan keselamatan, terutama kepada orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak di area perairan.

Sementara itu, di Kabupaten Ogan Ilir, pengamanan difokuskan di TPU Talang Peramuan yang ramai dikunjungi peziarah. Polisi melakukan pengaturan arus lalu lintas serta sistem parkir untuk mengantisipasi kemacetan.

Pengawasan juga diperketat di pangkalan speedboat wilayah perairan. Petugas mengingatkan operator agar mematuhi kapasitas penumpang serta menghindari manuver berbahaya demi keselamatan pengguna jasa.

Di wilayah Kota Pagar Alam, aparat kepolisian mengamankan kawasan wisata Gunung Dempo serta sejumlah ruas lalu lintas utama yang mengalami peningkatan mobilitas wisatawan.

Adapun di Kota Palembang, patroli difokuskan pada kawasan permukiman yang ditinggal mudik. Personel menyisir kompleks perumahan untuk mencegah potensi tindak kriminal, khususnya pencurian rumah kosong.

Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, menegaskan bahwa pengamanan pasca Lebaran harus mencakup seluruh aktivitas masyarakat.

“Pengamanan tidak hanya di jalur mudik. Wisata, ziarah, hingga permukiman kosong juga menjadi prioritas kami,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya. Ia memastikan seluruh personel disiagakan di berbagai titik aktivitas masyarakat.

“Dari wisata hingga perumahan, personel kami siaga penuh. Jika membutuhkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi layanan 110,” katanya.

Pengamanan terpadu ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berwisata, berziarah, maupun yang meninggalkan rumah selama momen Lebaran.

Polda Sumatera Selatan juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, tidak meninggalkan barang berharga, serta memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di tempat umum maupun kawasan perairan.

Kepolisian menegaskan komitmennya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif hingga arus balik Lebaran 2026 berakhir. (Don)