Jakarta — Tim verifikasi lapangan Widya Wiyata melakukan kunjungan ke SMP Negeri 12 Jakarta Selatan dalam rangka menilai implementasi program sekolah berwawasan lingkungan, Senin, 4 Mei 2026.Kunjungan ini menjadi bagian dari proses evaluasi terhadap komitmen sekolah dalam menerapkan prinsip-prinsip pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, tim verifikator meninjau sejumlah fasilitas unggulan yang dimiliki sekolah. Salah satunya adalah Taman Toga (Tanaman Obat Keluarga) yang ditata rapi dan dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran kontekstual bagi siswa. Di lokasi ini, siswa tidak hanya dikenalkan pada jenis-jenis tanaman herbal, tetapi juga diajak memahami manfaatnya bagi kesehatan.
Selanjutnya, tim mengunjungi **bank sampah sekolah** yang dikelola secara aktif oleh siswa dan guru. Program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mengedukasi warga sekolah tentang pentingnya pengelolaan sampah berbasis pemilahan dan daur ulang. Sampah yang terkumpul dicatat dan memiliki nilai ekonomis, sehingga mendorong budaya peduli lingkungan sekaligus kemandirian.
Tak hanya itu, perhatian tim juga tertuju pada **green house** yang berisi berbagai tanaman hortikultura. Fasilitas ini dimanfaatkan sebagai laboratorium hidup, tempat siswa belajar bercocok tanam secara modern sekaligus memahami konsep ketahanan pangan skala kecil.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke area **budidaya magot (larva Black Soldier Fly)** yang digunakan untuk mengolah limbah organik. Program ini dinilai inovatif karena mampu mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan produk turunan seperti pakan ternak dan pupuk organik.
Ketua tim verifikasi menyampaikan apresiasinya terhadap upaya yang dilakukan SMPN 12 Jakarta Selatan. Menurutnya, program-program yang dijalankan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi telah terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran dan budaya sekolah sehari-hari.
“Ini menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan sudah menjadi bagian dari karakter warga sekolah,” ujar Sri Purwanto anggota tim verifikator.
Sementara itu, pihak sekolah berharap kunjungan ini dapat memberikan masukan konstruktif untuk pengembangan program ke depan. “Dengan semangat kolaborasi, SMPN 12 Jakarta Selatan terus berkomitmen menjadi sekolah yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan “ujar Setiawan S. Pd M. Si kepala sekolah SMP negeri 12.
Melalui berbagai inovasi dan keterlibatan aktif siswa, SMPN 12 Jakarta Selatan menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan dapat diterapkan secara nyata dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Berita Lainnya
Polda Jatim Bongkar 66 Kasus Mafia BBM dan Elpiji Subsidi, Negara Rugi Rp7,5 Miliar
KEJARI SURABAYA MELAKUKAN PENAHANAN TERHADAP WA DALAM KASUS DUGAAN KORUPSI DI BANK BRI
TIM TANGKAP BURON KEJARI SURABAYA AMANKAN TERPIDANA KASUS KDRT AN. EKA SUGONDO