Juni 6, 2026

ITRANSNEWS.COM

iTransNews.com

Operasi Ketupat Musi 2026 Hari Ketiga, Polda Sumsel Awasi Ketat Jalur Mudik Darat, Sungai, dan Kereta

PALEMBANG – Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh jalur transportasi yang digunakan masyarakat selama arus mudik Lebaran berada dalam pengawasan ketat pada hari ketiga pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026, Minggu (15/3/2026).

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan personel di berbagai simpul transportasi utama, mulai dari jalur sungai di Dermaga Bekang Palembang, pusat lalu lintas Kota Palembang, Stasiun Kereta Api Lubuk Linggau, hingga jalur lintas kabupaten di wilayah Ogan Komering Ulu Selatan.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi pengamanan multimoda yang diterapkan Polda Sumsel untuk memastikan perjalanan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berlangsung aman, lancar, dan terkendali.

Di jalur perairan, Subsatgas Polairud Ops Ketupat Musi 2026 melakukan pengawasan transportasi sungai di kawasan Dermaga Bekang Palembang sejak pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin Ipda Ahmad Wadi Harpa bersama empat personel yang memastikan aktivitas transportasi sungai berjalan tertib serta memenuhi standar keselamatan bagi masyarakat pengguna jalur perairan.

Pengawasan jalur sungai menjadi bagian penting dari pengamanan mudik karena wilayah Sumatera Selatan masih memiliki jaringan transportasi perairan yang dimanfaatkan masyarakat.

Sementara itu di Kota Lubuk Linggau, personel Polres Lubuk Linggau yang bertugas di Pos Pelayanan Stasiun Kereta Api memberikan pelayanan langsung kepada para penumpang. Petugas memberikan imbauan keselamatan serta menyediakan fasilitas istirahat bagi pemudik yang membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan.

Di Kota Palembang, Subsatgas Rekayasa Lalu Lintas Ops Ketupat Musi 2026 mengerahkan 29 personel untuk melakukan patroli serta pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis. Pengamanan difokuskan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pasar Cinde, Perputaran Air Mancur, dan area sekitar Masjid Agung Palembang yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Kehadiran petugas di lokasi tersebut bertujuan mengantisipasi kepadatan kendaraan sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di pusat kota selama periode awal arus mudik.

Pemantauan juga dilakukan di wilayah Ogan Komering Ulu Selatan melalui tiga pos pengamanan strategis, yakni Pos Pelayanan Muaradua, Pos Terpadu Simpang Martapura, dan Pos Pengamanan Banding Agung. Berdasarkan laporan di lapangan, kondisi lalu lintas di ketiga pos tersebut terpantau lancar dan terkendali.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan pengamanan dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.

“Pada hari ketiga operasi ini, personel kami hadir di semua moda transportasi, mulai dari dermaga, jalan raya hingga stasiun kereta api. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa pengerahan personel di seluruh simpul transportasi merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat selama arus mudik Lebaran.

“Setiap pemudik yang menggunakan moda transportasi apa pun, baik darat, sungai maupun kereta api, harus mendapatkan perlindungan yang sama dari jajaran kami,” katanya.(Don)