April 24, 2026

ITRANSNEWS.COM

iTransNews.com

Pengajar Harvard Gelar Kuliah Umum di Politeknik Harapan Bersama untuk Penguatan Layanan Kesehatan Primer

Tegal – Politeknik Harapan Bersama (PHB) Kota Tegal, menggelar kuliah umum dengan menghadirkan pengajar dari Harvard Medical School. Kuliah umum bertajuk “Kebijakan Berbasis Bukti untuk Mendorong Pelayanan Kesehatan Primer yang Adil bagi Kelompok Rentan dan Marginal” bertujuan untuk meningkatkan pelayanan primer kesehatan.

Kulliah umum ini digelar Kamis (31/7) di Poltek Harapan Bersama Tegal. Kegiatan ini menghadirkan Bethany Holt, MD. MPH, Associate Director of Program in Global Primary Health Care dari Harvard Medical School (HMS), Amerika Serikat. Adapun materi kuliah yang disampaikan bertajuk “Kebijakan Berbasis Bukti untuk Mendorong Pelayanan Kesehatan Primer yang Adil bagi Kelompok Rentan dan Marginal”.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekda Kota Tegal Agus Dwi Sulistianto yang mewakili Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono, dan perwakilan dari Bupati Tegal dan Bupati Brebes.

Kuliah umum ini merupakan hasil kolaborasi dan MoU beberapa sektor. Masing masing Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), Yayasan Pendidikan Harapan Bersama, PT Tamaris Hydro, dengan Harvard Medical School Center for Primary Care (HMS-PCC).

Sudirman Said, Ketua Dewan Pembina Yayasan Harapan Bersama mengatakan, kolaborasi ini bertujuan untuk mendesain sistem transformasi puskesmas yang berbasis pendekatan manusia untuk pelayanan kesehatan yang berkeadilan bagi semua. Melalui MoU ini, menunjukkan Politeknik Harapan Bersama siap berkolaborasi di kancah global.

“Kerja sama ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan cita-cita menjadi universitas di Tegal yang berkelas nasional dan internasional melalui kualitas pengajaran dan penelitian. Selain itu juga ingin menjadikan Tegal menjadi kota pendidikan dan penelitian bagi Jawa Tengah di mana berbagai hasilnya dapat menjadi rujukan bagi wilayah Tegal dan sekitarnya, bahkan di Indonesia,” ujar Sudirman Said.

Ditembahkan, kuliah umum internasional ini diharapkan dapat meningkatkan informasi dan pengetahuan mahasiswa, akademisi, pengambil keputusan, dan tenaga kesehatan, serta masyarakat umum. Hal ini terkait dengan konsep kesehatan yang berkeadilan, kebijakan yang didasari pada data penelitian lapangan, sistem kesehatan bagi kelompok rentan dan marginal di Indonesia serta mendorong peran para civitas academica dalam transformasi pusat layanan kesehatan.

Terpisah, Presiden Direktur PT Tamaris Hydro: Mohammad Syahrial menjelaskan, layanan kesehatan kesehatan primer lazimnya dikenal sebagai puskesmas yang sejatinya adalah layanan tingkat pertama. Layanan Kesehatan primer juga sebagai sistem yang memenuhi kebutuhan kesehatan individu dan keluarga di tingkat komunitas dan masyarakat dari hulu ke hilir. Pendekatan ini menjadi kontak pertama masyarakat dengan layanan kesehatan berkualitas dan harus terjangkau dari sisi lokasi, akses, harga dan informasi.

“Puskesmas merupakan layanan primer yang memenuhi kebutuhan kesehatan individu dan keluarga. Puskesmas harus memberikan layanan kesehatan berkualitas terjangkau dari segi lokasi, akses, harga dan informasi,” pungkasnya.