MALANG – Dalam rangka memperkuat pertahanan wilayah melalui pembinaan teritorial yang terencana dan terpadu, Korem 083/Baladhika Jaya menggelar kegiatan Sistem Perencanaan dan Pengendalian Pembinaan Teritorial (Sisrendal Binter) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Makorem 083/Bdj, Jalan Bromo No. 17 Kota Malang, Jumat (18/7/2025).
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Pasi Wanwil Korem 083/Bdj, Mayor Cku Hermansyah yang hadir mewakili Komandan Korem 083/Bdj Kolonel Inf Kohir.
Dalam sambutan tertulis Danrem yang dibacakan oleh Mayor Hermansyah, disebutkan bahwa Sisrendal Binter bertujuan untuk menyinergikan program pembinaan teritorial TNI AD dengan kebijakan pembangunan daerah. Langkah ini dinilai strategis dalam rangka memperkuat sistem pertahanan negara berbasis wilayah sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan merupakan tonggak strategis dalam membangun ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh. Perlu adanya sinergi antara satuan kewilayahan TNI AD dan pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan nasional,” tegas Danrem dalam sambutannya.
Lebih lanjut dijelaskan, Sisrendal Binter mencakup proses perencanaan dan pengendalian pembinaan teritorial secara menyeluruh dan bertingkat, yang menghasilkan sejumlah dokumen penting. Di antaranya Petunjuk Teritorial (Jukter), Analisa Potensi Wilayah (Anpotwil), Analisa Potensi Pertahanan (Anpothan), Rencana Pembinaan Teritorial (Renbinter), serta produk operasional seperti Telaahan Binter (Telbinter) dan Program Binter (Progbinter).
Danrem juga mengingatkan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, karena materi yang disampaikan akan menjadi dasar penyusunan program pembinaan teritorial di masing-masing satuan.
Kegiatan ini diikuti oleh para Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim, Bati Puanter Kodim, perwakilan Batituud/Bati Puanter Koramil, serta Babinsa dari seluruh jajaran Korem 083/Baladhika Jaya.
Dengan pelaksanaan Sisrendal Binter TA 2025 ini, Korem 083/Bdj berharap terwujudnya kesamaan persepsi dan sinergi dalam membangun ketahanan wilayah yang tangguh dan berkelanjutan. (Kas)
Berita Lainnya
Pungli Perizinan Tambang Kejati Jatim Sita Rp707 Juta dari 19 Pegawai ESDM
Kloter Pertama Haji Embarkasi Surabaya Resmi Diberangkatkan, Proses Dimulai Sejak Dini Hari
Wali Kota Palembang Pimpin Rapat Kesiapsiagaan Karhutla, OPD Diminta Siaga Hadapi Pancaroba