Banyuwangi – Operasi SAR memasuki hari ke-11 dengan sejumlah perkembangan penting. Tim gabungan berhasil menemukan satu korban, yang kemudian dievakuasi menuju RSUD Belambangan. Korban berjenis kelamin perempuan yang saat ini masih dalam proses identifikasi lebih lanjut.
Dalam operasi hari ini Gugus Tempur Laut Koarmada II bersama tim penyelam berhasil menemukan objek bangkai kapal penumpang Tunu Pratama Jaya. Terlihat dalam dokumentasi yang diambil oleh kamera bawah air bahwa posisi kapal masih dalam keadaan terbalik pada kedalaman kurang lebih 49m.
Dalam pelaksanaan operasi SAR hingga hari kesebelas ini, tim SAR gabungan berhasil menemukan 48 orang korban, dengan rincian sebanyak 30 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan 18 orang meninggal.
Fokus berikutnya adalah pada pencarian lanjutan serta penguatan bukti visual bawah laut guna memperjelas posisi kapal dan menentukan langkah teknis selanjutnya. Operasi SAR akan tetap berlangsung selama dua hari ke depan.
“Kami berharap dengan adanya temuan terbaru ini, posisi kapal dan situasi di lokasi kejadian dapat semakin jelas, sehingga langkah-langkah ke depan bisa lebih terarah dan efektif. Kami juga memohon doa dan dukungan seluruh pihak agar setiap proses berjalan lancar dan mendapatkan kemudahan serta restu dari para pimpinan yang berwenang” imbuh R. Eko Suyatno, Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas.
Kondisi cuaca di perairan selat Bali pada hari kesebelas pencarian ini dominan berawan tebal, angin bertiup kencang dengan kecepatan 4 – 20 knot, ketinggian gelombang maksimal berkisar antara 2,5 – 4 meter, serta kecepatan arus permukaan 3 m/s.
Berita Lainnya
Menteri Haji Lantik PPIH, Embarkasi Palembang Siap Berangkatkan 7.036 Jemaah
Bandara SMB II Palembang Resmi Jadi Embarkasi dan Debarkasi Haji 2026
Bongkar Praktik Beras SPHP Oplosan, Tersangka Asal Probolinggo Diamankan