Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) mengoptimalkan peran 26 Masjid Al-Hikmah yang tersebar di Kantor Pusat, gedung HK Tower, dan rest area Jalan Tol Trans Sumatera. Langkah ini dilakukan untuk mewujudkan keseimbangan antara spiritualitas dan profesionalisme di lingkungan kerja.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, mengatakan bahwa masjid-masjid tersebut menjadi sarana pembinaan nilai-nilai AKHLAK sebagai budaya kerja utama perusahaan.
“Masjid Al-Hikmah di HK Tower, yang berkapasitas 600 jamaah, menjadi pusat kegiatan spiritual karyawan,” ujar Adjib dalam keterangannya, Kamis (7/8/2025).
Beberapa kegiatan rutin yang dilaksanakan antara lain salat berjamaah, majelis ilmu setelah zuhur, buka puasa sunnah setiap Senin dan Kamis, kajian kewanitaan setiap Jumat, serta program tahsin dan tahfidz Al-Qur’an setiap malam Jumat dan Minggu pagi.
Selain itu, terdapat juga program santunan anak yatim yang digelar setiap Jumat keempat.
Libatkan Karyawan Lintas Unit
Seluruh program keagamaan ini dikelola oleh Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) Hutama Karya dengan melibatkan karyawan dari berbagai unit kerja.
Menurut Adjib, kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat nilai spiritual di lingkungan kerja, tetapi juga menjadi bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Hingga pertengahan 2025, lebih dari 700 anak yatim di wilayah Jabodetabek telah menerima bantuan. Bantuan tersebut berupa uang saku, sembako, dan dukungan operasional bagi sejumlah yayasan.
Beberapa yayasan penerima antara lain Yayasan Pondok Pesantren Attahiriyah Assalafiyyah (Bogor), Yayasan Panti Asuhan Nurul Falah (Tangerang), dan Yayasan Al-Fachriyah.
Perluas Dakwah ke Platform Digital
Di era digital, Hutama Karya juga memanfaatkan media sosial untuk memperluas jangkauan dakwah. Melalui akun Instagram resmi @alhikmah.hk, perusahaan menyebarkan konten keislaman, informasi kegiatan, serta dokumentasi aktivitas Masjid Al-Hikmah.
“Program-program keagamaan sangat membantu kami dalam menjaga keseimbangan spiritual tanpa mengganggu tugas pekerjaan,” ujar Rofik, salah satu karyawan HK Tower.
Masjid juga disebut menjadi ruang silaturahmi antarunit kerja yang memperkuat ikatan kebersamaan di internal perusahaan.
25 Masjid di Rest Area Tol Trans Sumatera
Tidak hanya di kantor pusat, sebanyak 25 Masjid Al-Hikmah juga telah dibangun di rest area Jalan Tol Trans Sumatera. Masing-masing masjid memiliki kapasitas antara 500 hingga 600 jamaah.
Adjib menyatakan bahwa keberadaan masjid di rest area merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan, karyawan, mitra kerja, hingga masyarakat sekitar.
“Masjid di rest area bukan sekadar fasilitas pendukung, tapi bagian dari pelayanan prima dan komitmen sosial kami,” katanya.
Integrasi Iman dan Kinerja
Nama “Al-Hikmah” yang berarti kebijaksanaan dipilih sebagai simbol dari komitmen perusahaan dalam membangun lingkungan kerja yang bermartabat dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.
Dengan pengelolaan yang profesional dan berdampak sosial, Masjid Al-Hikmah diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan spiritual dan integrasi antara iman dan kinerja.
Jika Anda ingin versi lebih ringkas atau versi untuk media sosial, saya juga bisa bantu membuatkan.(Don)
Berita Lainnya
Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Solar Subsidi ke Kalimantan, Tersangka Asal Blora Diamankan
Pungli Perizinan Tambang Kejati Jatim Sita Rp707 Juta dari 19 Pegawai ESDM
Kloter Pertama Haji Embarkasi Surabaya Resmi Diberangkatkan, Proses Dimulai Sejak Dini Hari