April 30, 2026

ITRANSNEWS.COM

iTransNews.com

Ops Patuh Semeru 2025, Angka Laka Lantas Turun 39 Persen

SURABAYA – Ditlantas Polda Jatim selesai melaksanakam Operasi Patuh Semeru 2025. Untuk jumlah kejadian laka lantas pada tahun 2024 tercatat sebanyak 662, ada penurunan sebanyak 403 kejadian.

“Artinya secara kuantitatif angkanya menurun jika di presentasi itu kurang lebih 39 persen penurunannya,” jelas Kombes Pol Iwan Saktiadi, saat Anev Ops Patuh Semeru 2025, Kamis (31/7/2025).

Korban meninggal dunia pada tahun 2025 sebanyak 23 orang, dan jika di persentasi ada kenaikan 28 persen atau 18 korban.

“Untuk korban luka berat ada penurunan dari 61 orang di tahun 2024, sedangkan di tahun 2025 ada 50 orang selisih nya sebesar 11 persen. Kemudian untuk luka ringan tahun 2004 terjadi 1.012 orang sedangkan tahun 2025 menjadi 569 dan penurunannya cukup signifikan dengan penurunan 44 persen,” terangnya.

Selama operasi patuh semeru 2025 yang digelar sejak dua pekan mulai 14-27 Juli 2025, jumlah keseluruhan pelanggaran sebanyak 386.100 jumlah ini mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 430.151, dengan persentase alami penurunan sebesar 11 persen.

Kemudian untuk kerugian material pada Ops Patuh Semeru tahun 2025, sebesar Rp 672.920.000, yang artinya ada penurunan sebesar 35 persen jika dibanding tahun 2024 sebesar Rp 1.042.500.000.

“Pada Operasi Patuh Semeru tahun 2025, ada target mengenai penindakan berupa tilang, baik tilang E-TLE secara statis maupun E-TLE Mobile. Untuk E-Tle statis pada tahun 2024 cukup tinggi 27.962 sedangkan tahun 2025 sebanyak 3.227 artinya ada penurunan 88 persen,” seru dia.

Sedangkan E-Tle mobile menindak 14.161 di tahun 2024 dan di tahun 2025 ini sebanyak 2.411, dan jika dipersantase 83 persen alami penurunan.

“Tilang manual ini cukup meningkat di tahun 2025 jika dibandingkan dengan tahun 2024, pada tahun 2025 tilang manual sebanyak 69.813 dan tahun 2024 terdapat 50.024 jika di persentasekan kenaikan 40 persen,” pungkasnya. (cus)