SURABAYA — Persebaya Surabaya kembali membangkitkan memori manis para pendukungnya. Setelah dua dekade lebih berlalu, tim berjuluk Green Force ini resmi menghidupkan kembali jejak visual masa lalunya lewat peluncuran Official Jersey Antangin x Persebaya di ajang Pekan Raya Jatim (PRJ) 2026, Grand City Convex, Surabaya.
Terinspirasi langsung dari jersey ikonik Persebaya saat menjuarai Liga Indonesia musim 2004, koleksi spesial ini dirancang untuk menjembatani sejarah kejayaan klub dengan ekspresi kebanggaan Bonek dan Bonita generasi masa kini.
Peluncuran ini menjadi bagian dari Special Merchandise Collection Antangin x Persebaya yang digelar selama PRJ pada 8–18 Oktober 2026. Tak hanya jersey, koleksi kolaborasi ini juga menghadirkan kaus, topi, hingga tumbler eksklusif
Bagi Persebaya, jersey bukan sekadar pakaian olahraga biasa, melainkan simbol identitas dan loyalitas. Melalui pendekatan memori kolektif era 2004, kolaborasi ini berhasil menyatukan ikatan antargenerasi tanpa mengesampingkan selera pasar suporter modern.
Brand Team Antangin, Savira Ayudia, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk mendekatkan brand dengan komunitas Bonek dan Bonita di luar atmosfer pertandingan.
”Antangin ingin terus hadir bersama Persebaya dan Bonek-Bonita, tidak hanya melalui dukungan di lapangan, tetapi juga lewat berbagai aktivitas yang bisa dinikmati secara langsung,” ujar Savira.
Ia menambahkan, desain legendaris 2004 diolah sedemikian rupa agar tetap relevan dan mampu memantik rasa bangga baru bagi suporter.
Inisiatif ini disambut hangat oleh manajemen Persebaya. Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi, menilai jersey ini memiliki nilai emosional yang amat kuat bagi perjalanan sejarah Green Force.
”Persebaya tentu menyambut baik hadirnya jersey kolaborasi Antangin ini. Apalagi desainnya mengambil inspirasi dari jersey tahun 2004 yang memiliki cerita dan kenangan tersendiri bagi perjalanan Persebaya,” tutur Candra.
Sejak menjadi Official Partner Persebaya pada 2020, Antangin terus memperluas bentuk dukungannya. Di stan PRJ 2026 Grand City Convex Surabaya, Bonek dan Bonita tidak hanya bisa mengoleksi merchandise eksklusif, tetapi juga berkesempatan bertemu dan berinteraksi langsung dengan para pemain Persebaya di luar stadion.
Di tengah era sepak bola modern yang erat dengan industri, hadirnya jersey nostalgia era 2004 ini membuktikan bahwa sejarah dan nilai historis klub tetap menjadi ruh utama. Bagi Bonek dan Bonita, kebanggaan masa lalu kini kembali dirawat—bukan sekadar sebagai nostalgia, melainkan penanda kesinambungan semangat mendukung Persebaya Surabaya.
Berita Lainnya
Tim Tabur Kejari Surabaya Berhasil Ringkus DPO Terpidana Kasus Penipuan di Restoran
Cegah Peredaran Narkoba, Polres Blitar Gelar Operasi Gabungan Sasar THM
Polda Jatim Tegaskan Proses Hukum Kasus Penganiayaan Anak Berjalan Profesional, Pastikan Keadilan bagi Korban