September 20, 2026

ITRANSNEWS.COM

iTransNews.com

Polda Sumsel Gelar Turnamen Mobile Legends Kapolda Cup 2026, Dorong Pembinaan Generasi Muda di Era Digital

PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menggelar Turnamen E-Sport Mobile Legends Kapolda Cup 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kompetisi ini menjadi salah satu upaya Polri membina karakter generasi muda melalui kegiatan yang positif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Turnamen dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Polda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana mewakili Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho di Auditorium Lantai 7 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat utama Polda Sumsel, panitia pelaksana, komunitas E-Sport, organisasi E-Sport, influencer, perwakilan Polres jajaran, serta ratusan peserta dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol Rony Samtana mengatakan Polri harus mampu mengikuti perkembangan zaman dengan hadir di tengah generasi muda, termasuk melalui dunia E-Sport.

> “Polri tidak boleh jauh dari dunia Gen Z dan anak muda. Kita harus hadir, memahami ruang mereka, serta mengarahkan energi dan kreativitas mereka kepada kegiatan yang positif, produktif, dan membangun. Turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi ruang pembinaan karakter, sportivitas, serta kebersamaan,” ujar Rony.

Menurutnya, kompetisi E-Sport tidak hanya menjadi ajang mengasah kemampuan bermain gim, tetapi juga membentuk karakter peserta melalui nilai-nilai disiplin, kerja sama tim, kepemimpinan, kemampuan berpikir strategis, serta pengambilan keputusan secara cepat dalam situasi yang kompetitif.

Rony juga mengingatkan bahwa keberhasilan dalam sebuah kompetisi tidak semata diukur dari trofi yang diraih, tetapi juga dari sikap dan integritas para peserta.

> “Piala mungkin menjadi simbol kemenangan, tetapi sikap, integritas, dan sportivitas adalah kehormatan yang akan terus dikenang. Jadilah juara yang mampu menginspirasi orang lain,” katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan Turnamen E-Sport Kapolda Cup merupakan bagian dari strategi komunikasi publik Polri untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, kehadiran Polri di tengah komunitas digital merupakan bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman sekaligus upaya menciptakan ruang kolaborasi yang positif.

> “Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir mengikuti perkembangan zaman, membuka ruang kolaborasi dengan komunitas digital, serta mendukung lahirnya generasi muda yang kreatif, kompetitif, dan berkarakter. Pembinaan terhadap generasi muda merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan keamanan yang berkelanjutan serta mendukung Indonesia Emas 2045,” ujar Nandang.

Melalui turnamen ini, Polda Sumsel berharap terjalin komunikasi yang semakin erat dengan komunitas E-Sport sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital secara positif. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta E-Sport berprestasi, meningkatkan literasi digital, serta memperkuat ketahanan sosial dan keamanan di Sumatera Selatan.

Polda Sumsel berkomitmen menjadikan Turnamen E-Sport Kapolda Cup sebagai agenda pembinaan yang berkelanjutan melalui sinergi bersama komunitas E-Sport, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat. Dengan demikian, kompetisi ini diharapkan tidak hanya melahirkan atlet digital berprestasi, tetapi juga generasi muda yang kreatif, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan di era ekonomi digital.(Don)