April 25, 2026

ITRANSNEWS.COM

iTransNews.com

GMKI Gandeng IKA Stikosa AWS Bedah Keterampilan Berkomunikasi di era Digital

Di tengah gempuran era digital dan kecerdasan buatan (AI) yang mengubah cara manusia berinteraksi, mahasiswa GMKI Komisariat ITATS menyelenggarakan kegiatan Capacity Building bertema “Speak to Lead: Membangun Kepercayaan Diri dan Kekuatan Bicara di Era Digital”, Sabtu (26/7).

Dalam acara yang berlangsung di Sekretariat Sekolah Alam Petani Muda Nusantara, Jl. Rungkut Menanggal 26, Surabaya ini, GMKI Komisariat ITATS menggandeng IKA Stikosa AWS sebagai pemateri.

Evan Siahaan, Senior GMKI yang menjadi salah satu pemateri, menyampaikan pentingnya soft skill, seperti kemampuan berbicara, berpikir kritis, dan empati, menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan zaman. Di era information overload seperti sekarang, mahasiswa bukan hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga piawai dalam memilah informasi, membangun gagasan, dan menyampaikannya secara efektif.

“Kita hidup di tengah lautan informasi, tapi sayangnya banyak yang tenggelam di dalamnya. Mahasiswa harus bisa berenang: memilih informasi yang penting, membangun opini yang kuat, dan menyampaikannya dengan percaya diri dan empatik,” tutur Praktisi profesional sekaligus pelaku usaha di bidang komunikasi dan pengembangan masyarakat.

Sebagai Pemuda, Evan juga menekankan bahwa dunia profesional dan wirausaha sangat menghargai soft skill seperti kepemimpinan, komunikasi lintas budaya, serta kemampuan kerja tim.

“AI bisa bantu kamu cari data, tapi AI tidak bisa membangun kepercayaan. Yang membangun kepercayaan adalah cara kamu berbicara, mendengar, dan menyampaikan pesan. Di sinilah nilai manusia tidak bisa digantikan,” tambahnya.

Sementara itu, Dian Laksana, pemateri dari Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Stikosa AWS, menyampaikam, aktivis muda juga harus didorong untuk memperkuat kapasitas personal, soft & hard skill sebagai modal dasar sekaligus yang utama dalam menghadapi pesatnya perkembangan dinera digital ini.

“Saat ini pemuda harus kuat membangun kualitas diri. Punya pribadi yang baik, berani mengungkapkan gagasan di depan umum, cara berkomunikasi yang efektif, dan wawasan yang memadai. ”

Lebih lanjut Dian menambahkan, dari komunikasi yang baik akan menjadi pintu untuk membangun relasi dan jejaring. Kualitas diri yang kuat, komunikasi yang efektif dan jejaring pertemanan yang luas akan bermanfaat untuk anak-anak muda berkembang di masa depan.

Ketua GMKI Komisariat ITATS Adris Korompis menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk organisasinya yang beranggotakan mahasiswa.

Selain itu dia juga mengaku kegiatan seperti ini merupakan bagian dari misi pembinaan kader yang unggul secara akademik, spiritual, dan sosial. Program ini sekaligus menjadi langkah strategis membekali mahasiswa dengan keterampilan abad 21.

“Kami berharap GMKI menjadi agen perubahan. Kuat secara karakter, dan cakap menyampaikan nilai-nilai kebaikan dalam ruang publik,” pungkasnya.