Maret 5, 2026

ITRANSNEWS.COM

iTransNews.com

Mukhlis Hanafi: Indonesia Jadi Rujukan Dunia dalam Seni Tilawah Al-Qur’an

Palembang – Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Kementerian Agama RI, Mukhlis Muhammad Hanafi, memaparkan posisi tawar Indonesia di mata dunia dalam bidang keagamaan saat menghadiri Haflah Tilawah Al-Qur’an di Griya Agung, Palembang, Selasa (3/3/2026) malam.

Di hadapan tokoh agama dan pengurus LPTQ, Mukhlis menegaskan bahwa di tengah dinamika politik dan ekonomi global, diplomasi keagamaan Indonesia tetap kokoh dan disegani. Menurutnya, ada dua pilar utama yang membuat Indonesia dihormati dunia, yakni ketertiban jemaah haji serta keunggulan inovasi seni tilawah Al-Qur’an.

“Inovasi kita di bidang suara (nagham) dan lagu menjadi kekhasan yang diakui dunia. Indonesia hampir selalu mendominasi ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) internasional,” ujarnya.

Mukhlis mencontohkan pengalamannya saat menjadi dewan hakim MTQ Internasional di Teheran, Iran, pada 2018. Meski berlatar belakang keilmuan tafsir, ia dipercaya menjadi juri bidang suara karena standar estetika tilawah Indonesia dinilai sangat tinggi.

“Dalam urusan Al-Qur’an, Indonesia tetap menjadi rujukan. Bahkan saat ini saya masih dipercaya bergabung dalam komite internasional,” katanya.

Tantangan Revitalisasi LPTQ

Dalam kesempatan tersebut, Mukhlis juga memberikan tantangan kepada pengurus LPTQ Provinsi Sumatera Selatan yang baru dikukuhkan. Ia menyampaikan bahwa salah satu tugas dari Menteri Agama adalah melakukan revitalisasi LPTQ agar lebih adaptif dan sesuai dengan fungsi pengembangan tilawah serta literasi Al-Qur’an secara menyeluruh.

Menurutnya, regulasi LPTQ yang masih berbasis aturan tahun 1989 tengah dalam proses penguatan agar mampu menjawab kebutuhan zaman.

Mukhlis mengajak LPTQ untuk “naik kelas” dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an, tidak hanya unggul dalam tajwid dan tahsin, tetapi juga dalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilainya.

“Jangan berhenti pada bacaan yang baik. Pemahaman dan pengamalan juga harus semakin kuat,” tegasnya.

Sinergi Pemda dan Kemenag

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumsel, Syafitri Irwan, menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah daerah, LPTQ, dan Kemenag dalam pembinaan keagamaan di Sumatera Selatan.

“Kerja sama ini menjadi kunci dalam mensyiarkan Al-Qur’an dan mencetak generasi Qur’ani yang berprestasi di Bumi Sriwijaya,” ujarnya.

Haflah Tilawah Al-Qur’an tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Ketua LPTQ Sumsel Ahmad Iskandar Zulkarnaen, Ketua Baznas Sumsel Darami, serta jajaran pejabat Kanwil Kemenag dan Kankemenag kabupaten/kota.

Acara berlangsung khidmat dan ditutup dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dari para qari internasional, yang diharapkan dapat memotivasi generasi muda Sumatera Selatan untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.(Don)