PALEMBANG — Upaya bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus dilakukan berbagai pihak. Dari Palembang, Pangkalan TNI AU Sri Mulyono Herlambang (Lanud SMH) memberangkatkan 14 ton bantuan logistik menggunakan pesawat Hercules C-130 pada Jumat (…). Bantuan tersebut berasal dari masyarakat Kota Palembang yang terpanggil membantu para korban bencana.
Bantuan diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules C-130 A-1333 dari Skadron Udara 33 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar. Logistik yang dikirim terdiri dari makanan siap konsumsi, seperti biskuit, mi instan, serta air mineral yang sangat dibutuhkan para penyintas karena keterbatasan air bersih dan minimnya peralatan memasak di lokasi terdampak.
Komandan Lanud Sri Mulyono Herlambang, Kolonel Pnb Zulfikri Arif Purba, mengatakan bahwa pengiriman ini merupakan yang pertama dilakukan dari Palembang melalui jalur udara.
“Hari ini pemberangkatan pertama kita laksanakan melalui jalur udara dari Kota Palembang. Bantuan logistik ini dikumpulkan dari seluruh masyarakat Kota Palembang. Totalnya hampir 18 sampai 20 ton, dan hari ini kita berangkatkan sekitar 14 ton barang siap saji,” ujar Kolonel Zulfikri.
“Kita tidak memberangkatkan beras karena para korban saat ini kesulitan air bersih dan peralatan memasak. Distribusi selanjutnya akan diteruskan melalui pangkalan aju di Sumatera Barat, Sibolga, dan Medan untuk menjangkau lokasi terdampak,” tambahnya.
Setibanya di pangkalan tujuan, bantuan akan diteruskan menuju titik-titik terdampak melalui jalur darat maupun udara menggunakan helikopter yang dikoordinasikan oleh tim gabungan di lapangan.
Komandan Flight Skadron Udara 33 Makassar, Kapt Pnb Ichsan Novriskanawa, menjelaskan bahwa pengiriman bantuan melalui udara telah berlangsung dalam sepekan terakhir dengan puluhan penerbangan.
“Bantuan via udara sebenarnya sudah berjalan satu minggu dengan sekitar 20 flight. Dari Palembang ini kemungkinan yang pertama,” ungkapnya.
“Setelah dari Palembang kami menuju Padang, lalu kembali ke Jakarta. Tantangannya adalah kondisi runway yang tidak proper dan cuaca yang buruk di wilayah Sumatera sejak banjir terjadi. Kapasitas pesawat bisa membawa 15 ton, dan hari ini kami angkut 14 ton bantuan,” ujar Ichsan.
Pengiriman bantuan melalui udara diharapkan mampu mempercepat distribusi logistik, terutama ke wilayah-wilayah yang hingga kini masih terisolasi akibat kerusakan infrastruktur dan cuaca ekstrem.
Upaya kemanusiaan ini menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat Palembang dalam membantu penyintas bencana yang tengah berjuang memulihkan kondisi.(Don)
Berita Lainnya
Dankodaeral V Hadiri Penyematan Brevet Kehormatan Penerbangan TNI AL di Lanudal Juanda
KEJARI SURABAYA BERHASIL AMANKAN BURONAN TERPIDANA EFFENDI PUDJIHARTONO
Kapolda Jatim Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Ribuan Personel